Thursday, April 7, 2011

Hey "Cemburu", Sahabatan Yuk?

setelah lama tak merasakan yang namanya cemburu, setelah lama rasa cemburu itu mati, kenapa dia harus tumbuh lagi sekarang? rasanya capek, kesal, bikin kita ngegerutu terus, ya semuanya bercampur aduk, hmmm...
apa benar kata orang cemburu adalah bumbu cinta? ahahha, atau hanya kata-kata yang seringkali orang-orang ucapkan untuk menghibur diri? Kenapa kita mesti cemburu ketika kita melihat masa lalu dari pasangan kita disaat dia masih menyayangi orang lain, masih menyanjung orang lain, begitu sangat mengaguminya, dan begitu sangat sempurnanya dia pada saat itu? Apa benar itu kita rasakan karena kita sayang sama pasangan kita? Tapi itu kan masa lalu, tapi ga bisa muna juga klo itu memang bikin kita sakit hati, tapi kenapa kita harus tau masa lalunya, dan masih banyak tapi tapi lainnya yang menari-nari diatas kepala kita sambil tertawa melihat kita yang kelimpungan mencoba mengusir si "tapi tapi tapi" dan "pertanyaan-pertanyaan" lainnya.


kenapa harus ada rasa cemburu? tak pernah mengerti mengapa perasaan itu bisa meluncur bebas begitu saja.
ga cemburu dibilang ga sayang, terlalu cemburu dibilang posesif, jadi harusnya gimana? memang ya si "cemburu" itu sosok yang aneh, sosok yang misterius, mengalir begitu saja, melekat dengan cepat namun sulit untuk dilepaskan.
hey "cemburu" bisakah kamu membuat saya mengerti dengan kehadiranmu? menanganimu agar aku bisa menjadi sahabatmu? mengajarkanmu untuk mengetuk terlebih dahulu jika ingin masuk? seandainya saja aku bisa bertemu denganmu hey "cemburu" dan berbincang-bincang banyak denganmu, mungkin kita akan bisa saling mengerti :)
Reactions:

0 comments:

Post a Comment