Wednesday, August 29, 2012

Satu Mulut Berjuta Peristiwa

Perbincangan dua orang yang saling berteman di depan halaman rumah si A.

A: Eh, kenapa ya tangan ada dua, kaki ada dua, mata ada dua, telinga ada dua, sedangkan mulut cuman ada satu? Hidung saja yang cuman ada satu tetep punya dua lubang.

B: Hahaha (temannya tertawa saat si A bertanya)

A: Kenapa kamu tertawa?

B: Ga kebayang aja kalau mulut ada dua kaya anggota tubuh lainnya. Satu mulut saja kamu bisa menyakiti berpuluh-puluh orang atau mungkin lebih banyak lagi. Satu mulut saja, beribu kebohongan yang dikeluarkan. Apalagi dua, ga abis pikir deh.

Setelah si B menjawab pertanyaan si A, ia terdiam sejenak.


B: Mata ada dua tetapi tidak pernah ia berbohong apa yang dilihatnya. Jika yang dilihatnya indah ia pasti akan terus memandangnya tapi jika mengerikan atau mungkin hal-hal yang tidak indah ia pasti memejamkan matanya. Lalu, telinga, meskipun ia berpura-pura tidak ingin mendengar hal-hal yang buruk tetapi ia tetap mendengarkannya dan ia akan secara refleks ditutup jika ia mendengarkan suara-suara keras atau mengerikan. Hidung, jika bau menyengat tercium olehnya secara refleks tangan akan menutup hidung karena ia jujur jika bau ya bau, tidak berpura-pura wangi. 



A: Lalu bagaimana dengan tangan dan kaki? Terkadang mereka pun seringkali menyakiti banyak orang, seperti misalnya memukul atau menendang.



B: Iya memang mereka terkadang sering menyakiti banyak orang jika digunakan untuk hal-hal yang tidak baik. Tapi, memangnya jika ia memukul atau menendang seseorang apakah ia pun tidak merasakan sakit? Lalu, tangan akan dengan refleksnya mengambil barang yang akan jatuh atau menarik seseorang yang hendak melakukan hal-hal yang buruk. Demikian dengan kaki, ia akan refleks berlari untuk menolong seseorang saat misalnya melihat seseorang yang hendak ditabrak.


A: Hmmm...

B: Nah, sekarang jika mulut ada dua. Misalnya, jika matamu melihat hal yang tidak baik padahal kamu bisa melaporkannya kepada yang berwajib, satu mulut bisa saja membungkam kata-katamu karena tidak ingin terlibat dalam kasus tersebut. Atau, jika seseorang melakukan kebaikan, mulut malah mengatakan kepada orang-orang hal yang sebaliknya hanya karena sirik padanya. Mulut tidak hanya dapat menyakiti orang-orang yang tidak disukai tetapi bisa jadi menyakiti orang-orang terdekat bahkan orang-orang yang disayang.  Ga kebayang kan  kalau ada dua, nanti mulut yang satu ngomong apa, yang satu lagi ngomong apa. Kalau sudah kejadian seperti itu yang mana yang bisa dipercaya? Tuhan tau pasti apa manfaat dan dampaknya dari semua yang diciptakan oleh-Nya. Jadi, syukurilah apa yang kamu miliki sekarang, jangan berandai-andai kamu ingin memiliki dua mulut.

Semoga percakapan tadi dapat menginspirasi para pembaca ya. Have a nice day ^^
Reactions:

2 comments: