Sunday, March 6, 2011

Dia Adalah Lelaki Terhebat

Dia adalah lelaki yang sangat aku cintai
Lelaki pertama yang hadir disaat aku membuka mata
Dia yang selalu mengkhawatirkanku dalam setiap keadaan
menantikanku dalam keadaan baik
menjagaku dari semua hal yang dapat mencelakaiku
melindungiku dari "para pria-pria nakal" yang hanya akan menggangguku
cemburu pada setiap pria yang dekat denganku
takut kehilanganku dan melupakannya


Dia tak pernah lelah menanti kepulanganku dan menanyakan "Pulang dengan siapa?"
Dia tak pernah lelah mengingatkanku "Jangan pulang terlalu larut!"
Dia tak pernah lelah menahan kantuknya untuk menungguku tidur terlebih dahulu
Dia..
Lelaki terbaik yang ada dalam hidupku
dan Dia selalu ada dalam setiap doaku
Aku sayang papah


Bagi moy papah adalah lelaki terhebat dalam hidup moy. Papah udah banyak banget ngasih moy pelajaran tentang arti hidup, kesederhanaan, kasih sayang, pokoknya tentang semuanya. Papah yang selalu nahan kantuknya cuma buat nungguin moy pulang klo kemaleman. Papah yang selalu memotivasi moy untuk tetep nulis walaupun bagi sebagian orang moy bukanlah penulis handal, tulisan moy ga berkualitas, tulisan moy bukan lah apa-apa, tapi papah selalu memberikan semangat supaya moy ga pernah berhenti nulis meskipun hanya satu baris yang moy tulis. Papah yang selalu meluangkan waktu untuk bisa mengantar jemput moy untuk memastikan bahwa anak perempuannya ini sampai dengan selamat ke tempat yang dituju. Papah yang selalu menanyakan siapa laki-laki yang lagi deket sama moy karena papah takut anak perempuannya ini jatuh pada laki-laki yang tidak bisa menjaga moy, tidak bisa menjaga moy sebaik papah menjaga moy. Senyumnya papah yang selalu menguatkan moy disaat moy rapuh, kata-kata papah yang selalu meyakinkan moy untuk terus melangkah. Papah selalu mengorbankan apapun demi kebaikan anak perempuannya ini. Papah hanya menginginkan yang terbaik untuk moy, papah hanya ingin anak perempuannya ini dalam keadaan baik, selalu ingin melindunginya meski dalam jarak jauh.
Terimakasih untuk semua yang udah papah kasih untuk moy.

Reactions:

0 comments:

Post a Comment